PDF -Img - Repositori Universitas Andalas - Unand - Campuran Multikomponen
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2 PDF :3 PDF :4 PDF :5 PDF :6


Like and share and download

Campuran Multikomponen

Img - Repositori Universitas Andalas - Unand

PDF i VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR CAMPURAN repository usd ac id 17324 2 068114163 Full pdf PDF penetapan kadar campuran parasetamol dan USD Repositoryrepository usd ac id 17361 2 068114175 Full pdf PDF Metadata Analisis multikomponen campuran

Related PDF

i VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR CAMPURAN

[PDF] i VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR CAMPURAN repository usd ac id 17324 2 068114163 Full pdf
PDF

penetapan kadar campuran parasetamol dan - USD Repository

[PDF] penetapan kadar campuran parasetamol dan USD Repositoryrepository usd ac id 17361 2 068114175 Full pdf
PDF


PDF

[Metadata] Analisis multikomponen campuran - Perpustakaan UI

[PDF] [Metadata] Analisis multikomponen campuran Perpustakaan UIlib ui ac id file?file= pdf metadata 20176512 pdf
PDF

Abstrak PROGRAM SIMULASI PEMISAHAN CAMPURAN GAS

[PDF] Abstrak PROGRAM SIMULASI PEMISAHAN CAMPURAN GAS researchgate Campuran Multikomponen Program Simulasi Pemisahan Campuran Gas Multikomponen Melalui Perme
PDF

Img - Repositori Universitas Andalas - Unand

multikomponen Spektrum dari kedua rat ini saling tumpang tindih satu sama lain schingga dapat diukur dalam bentuk campuran dengan tengeliminasi dua
PDF

Campus 4 Livre

Présentation d'un travail universitaire - Université de Moncton

PDF Off Campus Saison 4 The Goal (New Romance) (French Edition)ekladata ialouhH Off Campus Tome 4 The Goal Elle Kennedy pdf PDF GUIDE DE l'étudiant Campus France Comores ores campusfrance guide de l etudiant 2015 2016 pdf

Campus Italia vol 1 A1-A2

INFORMAZIONI PERSONALI Dssa Cristina Lucidi

italy fju edu tw bulletinfile 104各年級書單 pdf 1 Campus Italia vol 2 Level:intermediate B1 B2 價錢請洽敦煌書局 2 義義字典Italiano Dizionario Compatto Della Lingua Italiana 價錢請洽敦煌書局 3 意大利語科技文選 張密著 價錢請洽敦煌書局 4 早安!義大利Buongiorno Italia 價錢請洽敦煌書局 practiquemos pdf s ejercicios espanol 1 pdf practiquemos

Campus Journalism - Copyreading and Headline Writing

SCHOOLS DIVISION OFFICE OF KABANKALAN CITY City of Kabankalan

acadshare wp content uploads 2018 05 COPYREADING AND CAMPUS JOURNALISM WORKSHEET COPYREADING AND HEADLINE WRITING (ON HEADLINE WRITING) 11 Historical present tense is used if the verb is in ilhadocampeche copy reading headline writing

CAMPUS Kit

campus club - Lions Clubs International

Seize the Awkward – Campus Activation Brief So – you're ready to help people “ Seize the Awkward” at your college or university We're excited for you Prospective Campus Chapter Tool Kit 1 2 Who is Habitat for Humanity? Ways to get involved in Habitat for

  1. Campus Activation Brief So
  2. Prospective Campus Chapter Tool Kit
  3. Campus Advertising Kit
  4. Campus Resilience Program Exercise Starter Kits One-Pager
  5. Running a Campus Food pantRy
  6. campus club
  7. aruba 510 series campus access points
  8. Campus-wide Entrepreneurship
  9. SPEC Kit 355
  10. Aruba 550 Series Campus Access Points

Campus Recruitment Book

Campus Recruitment System Project Sourcecodeonline - Best Seller

PDF Complete Reference Campus Recruitment campusrecruitment co in CampusRecruitmentBook pdf PDF Solved Papers Campus Recruitment campusrecruitment co in CampusRecruitmentSolvedPapers pdf PDF Campus Recruitment Amazon S3 s3 ap southeast 1 amazonaws

  1. campus recruitment ppt
  2. campus placement preparation ppt
  3. english book for campus placement
  4. campus recruitment syllabus
  5. campus placement preparation books pdf

Campus Recruitment System

Campus Recruitment Process - International Journal of Engineering

PDF Efficient Automation Process In Campus Recruitment System Ijser ijser Efficient Automation Process In Campus Recruitment System pdf PDF Campus Recruitment and Placement Systemdata conferenceworld in bit gkp 40 pdf PDF Campus Placement Automation

  1. future scope of campus recruitment system
  2. existing system of campus recruitment system
  3. campus recruitment system project ppt
  4. campus recruitment system project in php abstract
  5. objective of campus recruitment system
  6. limitations of campus recruitment system
  7. campus recruitment system project documentation pdf
  8. conclusion of campus recruitment system

campus05 2014-2 personalidad.pdf

B2 Ayudas a Departamentos para Conferencias

recursosbiblio url edu gt 2015 05 42 Ovalle Denise pdf "rasgos de personalidad y conducta antisocial en hijos adolescentes de madres solteras campus de quetzaltenango quetzaltenango, abril de 2015 biblio3 url edu gt Tesis 2012 05 42 Perez Jaqueline pdf Universidad Rafael Landívar Facultad

PDF TERMS FOR AUTOMATIC TRANSAXLE REPAIR MANUALshop ukrtrans biz wp content uploads catalogs U250E pdf PDF U250e Service Manual mbin do1 mbin u250e service manual pdf PDF U250e Service Manual Savvy Studiosmail01 savvystudios br u250e service manual pdf

Camuflaj

McLaren MP4-12C Greenwich - Editie speciala acoperita in camuflaj

PDF Pescuitul la crap Haine camuflaj pescuit Culoarea Quest Baits questbaits ro pescuitul la crap haine camuflaj pescuit pdf PDF Camuflaj Happy Color happycolor ro img files mimikri W pdf PDF marker bile

Home back Next

Description

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Ketika dua atau lebih zat dicampurkan membentuk suatu campuran,

campuran tersebut dapat dikategorikan sebagai campuran homogen atau tidak homogen

Campuran homogen adalah campuran yang tersusun atas satu fasa saja,

yaitu zat yang terlarut terurai menjadi molekul zat sehingga pembentuk campuran tidak dapat diamati dengan mata meskipun menggunakan mikroskop

Sementara campuran heterogen adalah campuran yang zat-zat penyusunnya masih dapat dibedakan secara visual (dengan penglihatan) sehingga terdiri atas beberapa fasa yang berbeda

Istilah campuran cenderung digunakan untuk campuran non-reaktif,

yaitu proses pencampuran dengan molekul-molekul penyusunnya hanya saling berbaur sehingga zat-zat pembentuk campuran mudah dipisahkan dengan cara fisika

Beberapa sifat asli campuran adalah sebagai berikut

Campuran terbentuk tanpa melalui reaksi kimia

Campuran mempunyai sifat zat asalnya

Terdiri dari dua jenis zat tunggal atau lebih

Komposisinya tidak tetap,

yaitu dapat diatur sesuai kebutuhan

Campuran yang terdiri dari dua komponen disebut campuran biner

Sistem biner dapat bersifat ideal atau nonideal

Sifat keidealan dari campuran didasarkan kepada interaksi diantara komponen- komponen penyusunnya

Berikut adalah penjelasan mengenai campuran ideal dan nonideal

Campuran Ideal Campuran dikatakan ideal bila partikel zat terlarut dan partikel pelarut tersusun sembarang dan pada proses pencampurannya tidak terjadi efek kalor

Untuk larutan biner,

proses pencampuran dengan tidak terjadinya efek kalor dapat dipenuhi bila energi interaksi antara partikel zat terlarut dan partikel 4

pelarut sama dengan energi interaksi antara sesama partikel zat terlarut maupun sesama partikel pelarut

Dalam sebuah larutan,

beberapa molekul yang berenergi besar dapat menggunakan energinya untuk mengalahkan daya tarik intermolekuler permukaan cairan dan melepaskan diri untuk kemudian menjadi uap seperti ditunjukkan oleh gambar 2

(a) Semakin kecil daya intermolekuler,

semakin banyak molekul yang dapat melepaskan diri pada suhu tertentu

Pada larutan kedua,

Pada suhu tertentu,

sebagian dari molekul-molekul yang ada akan mempunyai energi yang cukup untuk melepaskan diri dari permukaan larutan seperti ditunjukkan oleh gambar 2

Molekul berpindah dari fasa cair menjadi fasa uap pada komponen 1 (a) dan komponen 2 (b)

Ketika kedua komponen tersebut dicampurkan,

kecenderungan dari dua macam molekul di dalamnya untuk melepaskan diri tidak berubah seperti ditunjukkan oleh gambar 2

Campuran semacam ini yang disebut sebagai campuran ideal

Gambar 2

Kecenderungan setiap molekul untuk berpindah dari fasa cair ke fasa uap pada larutan ideal Pada campuran ideal,

fugasitas komponen-komponennya dalam keadaan murni akan sama dengan fugasitas komponen-komponennya dalam campuran

Potensial kimia dapat ditulis sebagai berikut:

µi = µio + RTln xi

Campuran biner yang bersifat ideal maka akan mengikuti hukum Raoult pada seluruh kisaran komposisi,

sehingga akan memiliki perubahan volum,

ΔVcamp dan perubahan entalpi,

ΔHcamp yang berharga nol (Castellan,

ΔScamp dan perubahan energi bebas Gibbs,

ΔGcamp didefinisikan seperti Persamaan (1) dan (2) (Atkins,

1986:169)

ΔScamp =

Persamaan di atas adalah persamaan yang mendasari hukum Raoult untuk campuran ideal

Bila sistem mengikuti hukum Raoult maka ΔVcamp dan ΔHcamp berharga nol,

tetapi hal ini tidak berlaku kebalikannya,

bila suatu sistem memiliki ΔVcamp dan ΔHcamp berharga nol tidak selalu mengikuti hukum Raoult

Artinya,

larutan dapat bersifat ideal atau tidak ideal

Nilai ΔHcamp yang bernilai nol disebabkan oleh fenomena berikut

Ketika membuat suatu campuran larutan-larutan berarti harus mengalahkan daya tarik intermolekuler (yang membutuhkan energi) dan membuat daya tarik baru (yang menghasilkan energi)

Apabila besar semua daya tarik ini sama,

tidak akan ada panas yang dihasilkan atau panas yang diserap sehingga campuran

akan mempunyai energi entalpi sebesar nol

Apabila suhu

campuran naik atau turun pada saat anda mencampur keduanya,

ini berarti campuran tersebut bukan campuran ideal

Campuran Non Ideal Sistem biner tidak ideal melibatkan sifat-sifat molal parsial,

seperti volum molal parsial dari komponen-komponen dalam larutan,

entalpi molal parsial atau entalpi diferensial larutan,

perubahan energi dalam parsial molal,

dan energi bebas molal parsial atau potensial kimia

Van Ness,

Besaran-besaran ini dapat ditentukan dengan metoda grafik,

analitik atau dengan menggunakan suatu fungsi

Pada campuran ideal,

fugasitas komponen dalam keadaan murni dan dalam campuran berbeda

Ini terjadi karena pada proses pencampuran,

kesetimbangan gaya-gaya antar molekul dalam sistem akan berubah

Selain itu,2

Dalam campuran biner(pers

Jika energi yang dibutuhkan untuk memutuskan ikatan sejenis lebih besar dari energi yang dihasilkan untuk membentuk ikatan beda-jenis,

maka entalpi pencampuran akan positif (pencampuran endotermik)

Ini disebut penyimpangan positif terhadap hukum Raoult

Jika yang terjadi sebaliknya,

pencampuran bersifat eksotermik dan akan menjadi penyimpangan negatif terhadap hukum Raoult

Perbedaan antara campuran ideal dan campuran nonideal ditujukkan pada tabel 1

Tabel 1

Perbedaan antara campuran ideal dan campuran nonideal

Campuran ideal

Sesuai dengan hukum Raoult pada setiap komposisi

campuran ΔHmix = 0 ΔVmix = 0

P= PA +PB = PA0XA + PB0XB Interaksi antara A-A,

B-B sama,

yaitu A dan B memiliki bentuk,

ukuran dan karakter yang identik Kecenderungan A dan B untuk melepaskan diri dari larutan sama saat larutana murni atau campuran

Campuran nonideal Penyimpangan positif Penyimpangan negatif terhadap hukum Raoult terhadap hukum Raoult

Tidak sesuai hukum Raoult

dengan Tidak sesuai hukum Raoult

ΔHmix > 0 (endotermik) ΔVmix > 0,

volume meningkat setelah pencampuran PA > PA0XA PB > PB0XB Interaksi A-B lebih lemah dibandingkan interaksi A-A dan B-B

A dan B memiliki bentuk,

ukuran dan karakter yang berbeda A dan B dapat dengan mudah melepaskan diri dari larutan ditunjukan oleh nilai tekanan uap yang lebih tinggi dari nilai seharusnya

ΔHmix < 0 (eksotermik) ΔVmix < 0,

volume berkurang setelah pencampuran PA < PA0XA PB < PB0XB Interaksi A-B lebih kuat dibandingkan interaksi A-A dan B-B

A dan B memiliki bentuk,

ukuran dan karakter yang berbeda A dan B cukup sulit melepaskan diri dari larutan ditunjukan oleh nilai tekanan uap yang lebih rendah dari nilai seharusnya

Contoh : benzene dan Aseton-etanol toluena,

Aseton-anilin Aseton-Kloroform

Densitas Densitas merupakan perbandingan antara dua besaran pokok,

Dengan kata lain,

semakin tinggi massa jenis atau densitas dari suatu benda,

maka massa setiap volume benda tersebut akan semakin besar

Karena volume berubah menurut suhu,

maka besarnya densitas suatu zat dengan massa yang tetap akan sangat tergantung pada suhu

sebuah benda yang memiliki densitas lebih tinggi akan memiliki volume yang lebih rendah daripada benda dengan massa jenis yang lebih rendah

Densitas berfungsi untuk menentukan karakteristik sifat fisik atau jenis zat karena setiap zat memilki densitas yang berbeda-beda

Secara matematis,

densitas suatu cairan didefinisikan sebagai berikut

Hal ini disebabkan volume setelah pencampuran dan sesudah pencampuran dapat mengalami perubahan,

sementara massa akan selalu konstan

Pengukuran campuran multikomponen dilakukan dengan

Keidealan suatu sistem campuran multikomponen dapat dilakukan dengan membandingkan densitas hasil percobaan dengan densitas teori yang diturunkan dari hukum Raoult

Pada campuran ideal,

campuran adalah sama dengan jumlah volume komponen-komponennya

Karena volume berbanding terbalik dengan densitas,

maka persamaan densitas sistem campuran ideal ditunjukkan dengan persamaan berikut ini

ρ2 adalah densitas larutan 2 dan ρm adalah densitas senyawa campuran

Viskositas Viskositas adalah ukuran ketahanan zat cair untuk mengalir

Untuk mengetahui kekuatan mengalir (flow rate) zat cair digunakan viskometer

Viskositas dari suatu fluida dapat didefinisikan sebagai suatu tahanan yang dimiliki suatu lapisan fluida terhadap lapisan lainnya

Viskositas pada suatu cairan murni dapat disebut sebagai indeks hambatan aliran cairan

Berdasarkan hukum viskositas Newton,

tekanan geser suatu fluida akan berbanding lurus dengan viskositas untuk laju perubahan bentuk sudut suatu fluida tertentu

Viskositas dari suatu cairan akan menimbulkan gesekan antar bagian atau lapisan cairan yang bergerak satu terhadap yang lainnya

Hambatan yang terjadi disebabkan oleh gaya kohesi di dalam zat cair

Pada molekul gas,

viskositas ditimbulkan oleh adanya tumbukan di antara molekul-molekul gas

Setiap zat cair memiliki viskositas (kekentalan) yang berbeda-beda

Hal ini menyebabkan daya alir setiap zat cair pun berbeda-beda

Gambar 2

Viskositas cairan yang berbeda-beda Bila suatu cairan dalam viscometer mengalir dengan cepat,

maka berarti viskositas dari cairan tersebut rendah (misalnya air) dan bila suatu cairan mengalir dengan lambat,

maka cairan tersebut memiliki viskositas yang tinggi (misalnya madu)

Penentuan viskositas suatu fluida dapat dilakukan dengan metoda Ostwald

Viskositas dapat diukur dengan mengukur laju cairan yang melalui tabung berbentuk silinder

Cara ini merupakan salah satu cara yang paling mudah dan dapat digunakan baik untuk cairan maupun gas

Nilai viskositas menentukan kecepatan mengalirnya suatu cairan

Penentuan ini dilakukan dengan mengukur waktu tempuh fluida untuk mengalir dari batas atas viskometer hingga batas bawah viskometer

Tekanan P merupakan perbedaan tekanan antara kedua ujung pipa U yang besarnya diasumsikan sebanding dengan densitas cairan

Fluida yang tidak memiliki ketahanan tekanan dan tegangan disebut fluida ideal

Nilai viskositas dapat dinyatakan dalam viskositas spesifik,

Viskositas spesifik ditentukan dengan membandingkan secara langsung kecepatan aliran suatu larutan dengan pelarutnya

Viskositas kinematik diperoleh dengan memperhitungkan densitas larutan

Beberapa tipe viskometer yang biasa digunakan antara lain sebagai berikut

 Viskometer Ostwald Yang diukur adalah waktu yang dibutuhkan oleh sejumlah cairan tertentu untuk mengalir melalui pipa kapiler dengan gaya yang disebabkan oleh berat cairan itu sendiri

Didalam percobaan diukur

waktu aliran untuk volume V (antara tanda batas atas dan batas bawah) melalui pipa kapiler yang vertikal

Jumlah tekanan (P) dalam hokum

Poiseuille

dan berbanding lurus dengan berat jenis cai ran

Dalam praktek R dan L'sukar diukur secara teliti dalam persamaan Poiseuille sehingga viskositas cairan ditetapkan dengan cara membandingkannya dengan cairan yang mempunyai

Viskometer Hoppler Yang diukur adalah waktu yang diperlukan oleh sebuah bola untuk melewati cairan pada jarak atau tinggi tertentu

Karena adanya gravitasi benda yang jatuh melalui medium yang berviskositas dengan kecepatan yang semakin besar sampai mencapai kecepatan maksimum

Kecepatan maksimum akan dicapai jika terjadi kesetimbangan sehingga gaya gravitasi (g) sama dengan gaya tahan medium (f) besarnya gaya tahan (frictional resistance) untuk benda yang berbentuk bola stokes

Sehingga,

metode ini dilakukan dengan menggelindingkan bola melalui tabung gelas yang berisi zat cair

yang ingin diketahui viskositasnya

Viskometer Cup dan Bob Prinsip kerja pada viskometer ini adalah sampel digeser dalam ruangan antara dinding luar dari bob dan dinding dalam dari cup dimana bob masuk persis ditengah-tengah

Kelemahan viskometer ini adalah terjadinya aliran sumbat yang disebabkan geseran yang tinggi di sepanjang keliling bagian pipa sehingga menyebabkan penurunan konsentrasi

Penurunan konsentrasi ini menyebabkan bagian tengah zat yang ditekan keluar memadat

Hal ini disebut

Viskometer Cone dan Plate Cara pemakaiannya adalah sampel ditempatkan ditengah-tengah papan,

kemudian dinaikkan hingga posisi di bawah kerucut

Kerucut digerakkan oleh motor dengan bermacam kecepatan dan sampelnya

digeser di dalam ruang semi transparan yang diam dankemudian kerucut yang berputar

Beberapa faktor yang mempengaruhi viskositas cairan adalah sebgai berikut

Gaya Intermolekuler Viskositas juga dihubungkan dengan adanya gaya intermolekuler pada cairan

Jika gaya intermolekuler kuat,

Sebagai contoh,

air mempunyai viskositas yang lebih tinggi dibandingkan metanol karena gaya intermolekuler air lebih besar

Temperatur Kenaikan temperatur menyebabkan penurunan viskositas pada cairan

Hal ini menyebabkan kenaikan energi kinetik rata-rata

dari itu gaya intermolekuler dapat ditahan

Ikatan Hidrogen Cairan dengan ikatan hidrogen yang kuat mempunyai viskositas lebih tinggi karena peningkatan ukuran dan massa mmolekul

Sebagai contoh,

gliserol dan asam sulfat mempunyai viskositas yang lebih tinggi daripada air karena adanya ikatan hidrogen yang lebih kuat

Tekanan Semakin tinggi tekanan yang diberikan pada suatu fluida,

maka viskositas cairan juga akan meningkat

dipengaruhi oleh adanya perubahan tekanan pada fluida

Ukuran dan berat molekul Semakin tinggi berat molekul,

maka viskositas dari suatu fluida juga akan meningkat

Meningkatnya viskositas disebabkan oleh ikatan rangkap yang ada pada fluida akan semakin banyak pada fluida dengan berat molekul yang lebih tinggi

Titik Didih

Penguapan adalah proses berpindahnya molekul dari fasa cair ke fasa gas

Uap dan cairan selalu berada dalam kesetimbangan,

di mana dengan kenaikan suhu kesetimbangan makin mengarah ke fasa uap

Mendidih adalah keadaan di mana penguapan terjadi di seluruh bagian cairan

Pada saat dipanaskan,

cairan terus menguap hingga jumlah uap membuat tekanan uap cairan sama dengan tekanan luar,

saat itulah terjadi proses mendidih

Suhu di mana proses mendidih terjadi pada tekanan tertentu disebut titik didih

Suatu campuran biner ideal akan memenuhi hukum Raoult yang menyatakan bahwa tekanan uap di atas cairan merupakan fungsi linear dari fraksi mol komponennya di fasa cair sesuai persamaan berikut: P = PA + PB

Selain itu,

melalui hukum Raoult untuk tekanan uap di atas,

dapat dilihat bahwa komposisi di fasa uap akan berbeda di fasa cair

Jika A adalah komponen yang lebih sukar menguap,

maka untuk konsentrasi A dan B yang sama akan lebih sedikit molekul A yang berpindah ke fasa uap

Semakin kuat gaya tarik-menarik antar molekul dalam cairan,

energi yang dibutuhkan untuk memindahkan molekul cairan ke fasa gas semakin besar sehingga titik didih akan semakin tinggi

Titik didih akan lebih tinggi jika lebih banyak komponen A dalam campuran cair

Nilai maksimum titik didih campuran adalah titik didih A,

sementara nilai minimum adalah titik didih komponen B

Untuk campuran yang tidak ideal akan terjadi penyimpangan positif atau penyimpangan negatif,

yang kadang diikuti dengan terbentuknya azeotrop

Penyimpangan positif dan negatif berturut-turut ditunjukkan dengan titik didih yang lebih tinggi dan rendah dari model hukum Raoult

Azeotrop adalah kondisi di mana komposisi fasa uap dan fasa cair sama

Dampaknya adalah campuran pada komposisi azeotrop atau yang telah mencapai komposisi terzebut tidak dapat dimurnikan lagi B

Pada komposisi azeotrop campuran biner seolah mendidih sebagai zat tunggal dengan titik didih yang tidak berada di antara kedua titik didih komponennya

Azeotrop ditunjukkan pada Gambar 2

Gambar di sebelah kiri adalah fenomena yang disebut high boiling azeotrope sementara yang di kanan disebut low boiling azeotrope

Gambar 2

Bentuk umum kurva T-x,y azeotrop Secara garis besar,

perbandingan antara campuran ideal dan campuran nonideal dengan penyimpangan positif dan penyimpangan negatif berturut-turut ditunjukkan oleh gambar 2

Gambar 2

Campuran ideal,

campuran nonideal-penyimpangan positif,

campuran nonideal –penyimpangan negatif 2

yaitu gugus fungsi dan geometri molekulnya

Senyawa molekuler,

yaitu senyawa yang terbentuk dari ikatan kovalen,

memiliki 3 jenis gaya antar molekul dasar,

ikatan hidrogen dan gaya London

Secara umum,

ikatan hidrogen adalah bentuk interaksi molekul yang paling kuat,

diikuti oleh interaksi dipoldipol dan gaya London,

namun hal tersebut tidak mutlak karena masingmasing memiliki faktor yang dapat memperbesar kekuatan masing-masing

Interaksi dipol-dipol Jika suatu molekul adalah molekul polar,

yaitu molekul dengan distribusi elektron asimetris,

Ujung tersebut dikatakan sebagai kutub (dipol) negatif,

Sekalipun muatannya

kutub positif dan negatif dari dua molekul yang bertetangga akan mengalami gaya tarik menarik

Kekuatan gaya tarik

Gambar 2

Interaksi dipol-dipol

menarik makin bebas jika molekul makin polar

Ikatan hidrogen Ikatan hidrogen

elektronegatif (F,O,atau N) dengan atom hidrogen berikatan dengan atom sangat elektronegatif

Ikatan hidrogen adalah interaksi antar molekul terkuat per satuan massa molekul

Artinya molekul yang kecil dapat memiliki interaksi antar molekul yang kuat jika dapat membentuk ikatan hidrogen

Secara umum,

ikatan hidrogen suatu atom H dengan F lebih kuat dibanding dengan O,

dan jauh lebih kuat dibanding dengan N karena perbedaan keelektronegatifan yang lebih besar

Sementara untuk atom yang sama,

makin banyak ikatan hidrogen yang dapat dibentuk,

makin kuat interaksi antar molekul yang dihasilkan

Gaya london Gambar 2

Ikatan hidrogen

Semua molekul,

memiliki atom elektronegatif maupun tidak,

tersusun dari atom dan elektron-elektron ikatan

Elektron bergerak relative bebas di sekitar atom secara acak,

ada saat-saat tertentu di mana kerapatan elektron lebih tinggi di satu titik dibanding titik lainnya,

menjadikan titik tersebut sebagai dipol negatif selama sesaat

Dipol sesaat ini menghasilkan efek tarik menarik yang setipe dnegan interaksi dipoldipol,

Kekuatannya akan meningkat dengan bertambahnya luas permukaan molekul,

karena polarisabilitas molekul meningkat

Kekuatan gaya London juga dapat meningkat jika ada spesi,

baik ion maupun molekul lain yang dapat menginduksi terjadinya dipol sesaat lebih sering

Gambar 2

Gaya london 2

Aseton Aseton adalah senyawa berbentuk cairan yang tidak berwarna dan mudah

CH3COCH3

memiliki berat enis 0,787 g/ml,

titik didih 56,3 0C pada 1 atm,

Bentuk molekul dari aseton ditunjukkan oleh gambar 2

Gambar 2

Struktur molekul aseton

Antar molekul aseton dapat terjadi gaya antarmolekul

Salah satu gaya yang dapat terbentuk dapat dilihat pada gambar 2

Gambar 2

Ikatan dipol-dipol pada aseton 2

Etanol Etanol merupakan cairan tak berwarna yang dengan rumus molekul C2H5OH dan bentuk molekul ditunjukkan pada Gambar 2

Gambar 2

Struktur molekul etanol Etanol memiliki sifat polar dengan momen dipol 1,69

Etanol dapat membentuk ikatan hidrogen juga dengan 1 gugus hidroksil yang dimilikinya

Etanol dan air membentuk azeotrop pada komposisi etanol 95,6 % massa,

sehingga sulit memperoleh etanol yang murni dari air

Senyawa murninya mendidih pada suhu 78,2°C pada 1 atm

Persamaan NRTL dikembangkan berdasarkan prinsip ketidakacakan nilai α sehingga persamaan tersebut dapat diaplikasikan pada berbagai jenis campuran dengan memilih nilai α yang sesuai dengan jenis campuran fluida

Persamaan tersebut mengandung tiga parameter,

Berikut adalah persamaan NRTL untuk energy bebas Gibbs

Berikut adalah koefisien aktivitas persamaan NRTL

maka persamaan yang digunakan untuk menetukan koefisien aktivitasnya adalah sebagai berikut