PDF -DAFTAR PUSTAKA - etdrepositoryugmacid - Formularium Ramuan Etnomedisin Obat Asli Indonesia Vol 3
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2 PDF :3 PDF :4


Like and share and download

Formularium Ramuan Etnomedisin Obat Asli Indonesia Vol 3

DAFTAR PUSTAKA - etdrepositoryugmacid

janaaha wp content uploads 2015 10 Formularium kajian ilmiah lebih lanjut dalam bentuk ramuan te Hasil kajian tersebut kemudian disusun dalam bentuk Buku FormulariumS Ramuan Etnomedisin Obat Asli Indonesia ioMW BuSeFmi rfmuat 25 ramuan yang digunakan dalam pengobatan kencang manis, tekanan darah tinggi, lemak darah, sakit kuning dan

Related PDF

KETENTUAN UMUM - Janaaha Yogyakarta

janaaha wp content uploads 2015 10 Formularium kajian ilmiah lebih lanjut dalam bentuk ramuan te Hasil kajian tersebut kemudian disusun dalam bentuk Buku FormulariumS Ramuan Etnomedisin Obat Asli Indonesia ioMW BuSeFmi rfmuat 25 ramuan yang digunakan dalam pengobatan kencang manis, tekanan darah tinggi, lemak darah, sakit kuning dan kanker R^mian yang diperoleh diantapinya hasil survei
PDF

KETENTUAN UMUM - janaahacom

janaaha wp content uploads 2015 10 Formulari penggunaan obat obatan seperti obat TBC (INH, pirazinamida dan etambutol) serta obat golongan diuretik Pada beberapa orang peningkatan asam urat disebabkan karena faktor genetik yaitu kekurangan Hipoxanthine Guanine Phosphoribosyl Transferase (HGPRT) Gejala
PDF

DAFTAR PUSTAKA - eprintsumsacid

eprints ums ac id 48573 9 DAFTAR PUSTAKA pdf
PDF

DAFTAR PUSTAKA - etdrepositoryugmacid

etd repository ugm ac id index php?mod=download&sub=
PDF

Formularium Rumah Sakit

PEDOMAN PENGELOLAAN PERBEKALAN FARMASI DI RUMAH SAKIT

depkes go id resources download general KMK No 328 perawatan di Rumah Sakit dan untuk mengatasi nyeri kanker yang tidak respon terhadap analgetik non narkotik atau nyeri pada serangan jantung FORMULARIUM NASIONAL KELAS TERAPI SUB KELAS TERAPI NAMA GENERIK SEDIAAN KEKUATAN DAN RESTRIKSI FASILITAS KESEHATAN 1 ANALGESIK, ANTIPIRETIK,

Jun 14, 2018 HI&I Hard surface and CIP cleaners • Concentrated Formulary Achieving 5 gallon pails (Net Wt 40 lbs) Refer to the 18, 2nd Edition, 5 Disinfecting, Sanitizing, Cleaning Alkyl Sulfates Calfoam®

  1. Formulary
  2. 5 gallon pails
  3. 2nd Edition
  4. HI&I applications requiring extended release
  5. Formulary for All Purpose
  6. monomer version of these derivatized APG surfactants as well as a polymeric
  7. Page 5
  8. like performance there a viable choice for HI&I industry
  9. Formulary Editor

Formulas Belleza Limpieza Cosmeticos

QUIMICA INDUSTRIAL ELABORACION PRACTICA Y TECNICA DE

cosmeticoslibni cosmeticoslibni pdf “MANUAL CON FORMULAS PARA ELABORAR PRODUCTOS COSMÉTICOS Y DE LIMPIEZA DEL HOGAR” El siguiente manual es trabajo de el Ing Libni Ramos Guzmán, Gerente de Libni Cosmetics, es un manual de buena “Fe” que se ofrece al público con el objetivo de que aprenda

Formulas DAX Para PowerPivot

DAX Functions - Tutorials Point

shared isbn lify 02 kieran schmidt 1 5N2SGVOCDGVG » PDF » Formulas DAX Para PowerPivot Una Guia Simple Hacia La Revolucion de Excel Related Books TJ new concept of the Preschool Quality Education Engineering the daily learning lionandcompass formulas dax para powerpivot PDFFree Formulas

PDF Formulario de Cálculo Diferencial e Integral ocw unizar ocw unizar es ciencias calculo integral para formulario pdf PDF cálculo diferencial e integral de funciones de una variable ugr es ~fjperez calculo diferencial integral

  1. formulario de calculo derivadas e integrales
  2. libro de calculo 1
  3. tabla de integrales
  4. derivadas trigonometricas
  5. tabla de derivadas
  6. derivadas e integrales ejercicios resueltos

Formulas de limpieza y desinfeccion.

INSTRUCTIVO PREPARACION Y MANEJO DE DESINFECTANTES QUIMICOS Y

aestu uy publicaciones 22415 Desinfeccion superficies para la tercera edad, los departamentos de larga y media duración, salas psiquiátricas y de maternidad y áreas de lavado de esterilización central Bio limpieza diaria Zona 3 alto riesgo Sala de pediatría, unidades de cuidados intensivos, accidentes, reanimación, medicina, radiología, hemodiálisis, ticevoti

Formulas de Vigas Isostaticas

1- IDENTIFICACION DEL PROGRAMA Estructuras II Arquitectura

upcommons upc edu bitstream handle 2117 78018 PFC ANEXO C Análisis de vigas sobre dos apoyos simples ANEXO D Análisis de vigas simples apoyadas en un extremo y empotradas en el otro ANEXO E Análisis de vigas biempotradas ANEXO F Análisis de vigas continuas ANEXO G Análisis de pórticos ANEXO

Formulas Del Exito en La Naturaleza H Haken Biblioteca Cientifica Salvat 062 1994

ayudando a sus niños a aprender y disfrutar de las matemáticas

PDF Ricardo Ros La formula del exito PNLnet pnlnet Ricardo 20Ros 20 20La 20formula 20matematica 20del 20exito pdf PDF El emprendedor de Exito stodomingo ute edu ec TEXTO GUIA 1 El

Formulas Excelentes (Ojo)

2 FOTOGRAMETRÍA I Otero; A Ezquerra; R Rodríguez-Solano

panaceaiolandtoriccalculator assets 1 biometria lente intraocular en un ojo humano (1, 2) Para 1952 describe y publica la técnica, donde describe por primera vez el resultado óptico, después del implante Los resultados de los dos primeros pacientes, evidenciaron una elevada miopía (Equivalentes esféricos de 21

Home back Next

Description

KETENTUAN UMUM 1

Semua bahan yang digunakan harus dicuci bersih terlebih dahulu

Air yang digunakan untuk membuat ramuan harus air matang,

kecuali bila ramuan dibuat dengan cara direbus

Genggam 4

Gelas 5

Sendok makan (sdm) 6

Sendok teh (sdt) 7

Jengkal 8

Jari Satu genggam yang dimaksud dalam buku ini setara dengan 8og berat basah

Berat kering kira-kira seberat 40-60% dari berat basah

Satu gelas yang dimaksud dalam buku ini setara dengan 200 mL

Satu sendok makan yang dimaksud dalam buku ini setara dengan 15 mL

Satu sendok teh yang dimaksud dalam buku ini setara dengan 5 mL

Satu jengkal yang dimaksud dalam buku ini setara dengan ± 18 cmPP Satu jari yang dimaksud dalam buku ini setara dengan ± 8 cm

PENDAHULUAN Indonesia terkenal dengan warisan budaya yang beraneka ragam salah satunya dalam hal pengobatan tradisional

Penggunaan ramuan dalam ilmu pengobatan tradisional baru sebagian kecil terdokumentasi dalam naskah-naskah kuno / pusaka nusantara,

Pendokumentasian secara menyeluruh perlu dilakukan dalam rangka upaya pengajuan klaim Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI)

Badan POM sebagai instansi pemerintah yang salah satu tupoksinya adalah pengembangan obat asli Indonesia,

berkewajiban untuk melindungi kekayaan ilmu pengobatan tradisional di Indonesia,

khususnya dalam bidang ramuan obat tradisional

Upaya yang dilakukan Badan POM adalah dengan melakukan inventarisasi dan dokumentasi ramuan etnomedisin melalui survei langsung ke pengobat tradisional di berbagai etnis di Indonesia

Masing-masing tumbuhan dalam ramuan tradisional hasil sprvei ini sebagian besar dibuktikan kemanfaatannya melalui kajian pustaka dengan melibatkan pakar ddlri berbagai Perguruan Tinggi,

ini merupakan kajian dari masingmasing tumbuhan dan belum berupa campuran dalam bentuk ramuan

Untuk itu masih diperlukan kajian ilmiah lebih lanjut dalam bentuk ramuan

te Hasil kajian tersebut kemudian disusun dalam bentuk Buku FormulariumS Ramuan Etnomedisin Obat Asli Indonesia ioMW

BuSeFmi rfmuat 25 ramuan yang digunakan dalam pengobatan kencang manis,

R^mian yang diperoleh diantapinya hasil survei tahun 2008-2012 dari propinsi Kalimantan Tengah,

Kalimantan Selatan,

Sulawesi Selatan,

Nusa Tenggara Barat,

Bangka Belitung,

Lampung,

Sumatera Utara

Sebagaimana diketahui,

di setiap daerah seringkali ditemukan etnis selain etnis asli setempat karena terjadinya perpindahan penduduk yang terus menerus sampai saat ini

Sebagai contoh,

Kalimantan Selatan,

bisa ditemukan etnis jawa yang awalnya disebabkan teijadinya penaklukan daerah tabalong pada jaman kerajaan majapahit

Selain etnis jawa juga bisa ditemukan etnis bugis,

mandar dan sunda yang sudah diakui sebagai etnis setempat sejak dahulu kala

Indonesia sebagai negara terkaya kedua di dunia dalam sumber daya alam berupa tumbuhan yang sebagiannya dapat dimanfaatkan dalam pengobatan harus dapat memanfaatkan potensinya secara optimal

Upaya pelayanan kesehatan di Indonesia yang masih tergantung kepada pengobatan konvensional yang umumnya berbiaya tinggi dapat ditinggalkan atau digantikan dengan pengobatan menggunakan sumber daya alam yang ada di Indonesia

Untuk memelihara dan melestarikan kekayaan alam Indonesia sehingga dapat dimanfaatkan dalam pengobatan secara berkelanjutan,

telah dilakukan upaya-upaya konservasi dan budidaya tumbuhan obat asli Indonesia

Penyusunan buku ini sebagai dokumentasi ramuan etnis di Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi tertulis tentang khasanah kekayaan budaya di Indonesia terutama dalam bidang pengobatan tradisional dan ramuannya

Daftar Isi

BAB BAB BAB BAB BAB

I Ramuan untuk Meringankan Gangguan Hati

II Ramuan Membantu Menurunkan Lemak Darah

III Ramuan Untuk Membantu Memelihara Kondisi Kesehatan Penderita Kanker

IV Ramuan Membantai Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

V Ramuangpembantu Menurunkan Kadar Gula Darah (Kencing Manis)

BAB 1 RAMUAN UNTUK MERINGANKAN GANGGUAN HATI Definisi Penyakit kuning adalah kelebihan bilirubin yang mengalir di dalam darah dan menyebabkan kulit menjadi kuning yang dapat teijadi pada berbagai penyakit,

tetapi pada umumnya terjadi karena gangguan fungsi hati

Penyebab

Gangguan fungsi hati dapat disebabkan karena penyumbatan saluran empedu,

obat-obatan yang menggangu fungsi hati atau gangguan metabolime bilirubin (senyawa yang dihasilkan dari pemecahan sel darah merah)

Gejala Gejala yang tampak pada plnderita adalah timbulnya warna kuning pada bagian mata* yang putih,

kemudian menjalar ke seluruh tubuh sehingga kulit tampak berwarna kekuningan

Selain itu penderita biasanya juga mengalami penurunan nafsu makan,

kencing berwarna gelap dan feces berwarna merah agak kebiruan

Pengobatan Tidak ada pengobatan

khusus untuk penderita sakit kuning

iUntqk' penyakit kuning yang disebabkan karena hepatitis ,

dapat ditanggulangi dengan istirahat total selama 1-4 minggu,

umumnya dapat sembuh dalam waktu 6 bulan

Peayakit hepatitis yang disebabkan karena infeksi virus dapat diobati „dengan obat anti virus seperti interferon,

Ramuan dari Propinsi Sulawesi Selatan Daerah survei Etnis Ramuan

Tana Toraja Toraja Daun Paliasa 3 lembar

Cara pembuatan: Bahan dicuci lalu direbus dengan 1 liter air sampai tersisa 3 gelas

Cara pemakaian: Diminum 3 kali sehari 1 gelas 1

Deskripsi Tanaman a) Paliasa Nama daerah Sumatera: Mangar (Lampung)

Jawa: Tangkele,

Tangkolo (Sunda),

Kayu Tahun (Jawa timur),

Katimaha,

Katimanga,

Timaha,

Timanga,

Mangar (Madura),

Katemaha (Kangean)

Bali: Katimaha,

Katimahan (Bali)

Nusa Tenggara: Nundang (Sumba),

Kadanga (Flores)

Sulawesi: Bintangar,

Bintanga/ Bintang,

Bigntaija,

Wintangar^ Bintangar,

Kelembuan,

Bitangal (Sulut),

Kayu paliasa,

Kauwasa (Makasar),

Aju pali,

Weu (Bugis)

Maluku: Bitina,

Kana (Roti),

Rene (Halmahera Selatan),

Ngaru (Ternate)

Irian: Noton (Irian Barat)

/Kleinhoviae Hosoitae Fdlitim 1

Kegunaan Secara Empiris a) Paliasa

Daun untuk penglihatan mati buruk

Tinjauan Ilmiah a) Paliasa

Daun paliasa diekstraksi dengan metanol dan selanjutnya dipartisi bertingkat menjadi fraksi nheksana,

Aktivitas antioksidan setiap fraksi dan residu dinilai menggunakan metode penangkapan radikal bebas DPPH (i,

Pada dosis yang sama sebesar 100 pg/mL,

ekstrak metanol daun paliasa menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat (96%) dibandingkan dengan vitamin C (98%),

sedangkan aktivitas antioksidan dari fraksi lainnya adalah nheksana (48,9%),

etil asetat(84,3%) dan 77,1% untuk residu

Uji MIT menunjukkan aktivitas sitotoksisitas dari ekstrak metanol pada sel HepG2 sebesar 14%,

Efek sitotoksik fraksi-fraksi ,

Pada sel kultur in vitro,

ekstrak dan fraksi yang diperoleh dari daun paliasa menunjukkan aktivitas antioksidan dan

yang menunjukkan efek hepatoprotektif terhadap sitotoksisitas sel Hep G2 yang diinduksi nitrofarantoin

Empat senyawa alkaloid triterpenoid sikloartan,

terisolasi sebagai campuran dua epimer

Campuran pertama berisi Kleinhospitines A dan B sedangkan campuran kedua berisi kleinhopitines C dan D

Kedua campuran menunjukkan aktivitas hepatoprotektif terhadap kerusakan sel hati tikus yang diinduksi dengan H202 dengan nilai ECgt) sebesar 167,0 dan 126,5 uM

Ramuan dari Propinsi Banten Daerah survei : Kab

Lebak Etnis : Badui Ramuan : Getah batang pacing secukupnya Cara pembuatan: Batang pacing dibelah lalu diambil getahnya

Cara pemakaian: Getah pacing diminum 2

Deskripsi Tanaman

a) Pacing Nama daerah Sumatera: Tabar-tabar ,

(Batak),

Kelacim Setawar,

Tabar-tabar,

Tawar-tawari,

Tebu tawar (Bangka) Sitawar,

Tawa-tawa (Minagkabau)

Jawa: Pacing,

Pacing tawar,

Tepung tawar (Sunda),

Pacing,

Pacing tawa,

Poncang-pancing (Jaw),

Bunto (Madura)

Sulawesi

? Ungkuwas in talun (Minahasa),

Pola batang (Tonsawa),

Tampung tawara (Makasar),

Tepu tawa,

Tepu tepung (Bugis)

Maluku: Buri-muri (Seram),

Uga-uga (Ternate)

Nama Latin/simplisia Costus speciosus (Koenig) J

Smith/Costi Lateks Sinonim Banksia speciosa Koenig,

Costus sericeus Blume,

Costus nepalensis Roscoe

Kegunaan Secara Empiris

a) Pacing Rimpang Costus speciosus berrkhasiat sebagai urus-urus,

obat trachoma dan bahan baku kontrasepsi

Herbanya sebagai obat disentri dan obat luka bekas gigitan serangga

Tinjauan Ilmiah

a) Pacing Ekstraketanol rimpang Costus speciosus terbukti memiliki aktivitas hepatoprotektif dengan cara menurunkan Kadar SGOT,

ALP dan bilirubin pada tikus yang diinjeksi CC1410 ml/ kg BB

Ekstrak etanol dosis 500 mg/kg BB memperbaiki kerusakan akibat efek toksik CC1 yang ditunjukkan dengan penurunan SGPT sebesar 61,24% dibanding kontrol silimarin dosis 100 mg/kg BB (70,68%)

Ekstrak etanol pacing juga menurunkan SGOT sebesar 41,87%,

Sedangkan penurunan nilai SALP sebesar 56,35% (kontrol 48,98%)

Bilirubin total menurun sebesar 42,04%

Uji histopatologij pada hati juga menunjukkan adanya perbaikan pada peradangan hati

Ramuan dari Propinsi Lampung Daerah survei : Kab

Lampung Tengah Etnis : Ulun lampung Ramuan : Batang daruju Meniran Temulawak

Cara pembuatan: Semua bahan ramuan dibuat serbuk direbus dengan air 1

Cara pemakaian: Diminum 2 kalin sehari 2 gelas pagi dan sore 3

Deskripsi Tanaman

a) Daruju Nama daerah Jawa: Daruju Nama Latin/simplisia Acanthus ilicifolius L

/ Acanthi lignum Sinonim Acanthus volubilis Wallich b) Meniran Nama daerah Jawa: Memeniran,

Maluku: Gosau ma dungi (Ternate)

Nama latin/simplisia Phyllanthus niruri Linn / Phyllanthi Nirurii Herba Sinonim Phyllanthus urinaria Linn

c) Temulawak Nama daerah Jawa: Koneng gede (Sunda),

temo labak (Madura) Nama Latin/simplisia Curcuma xanthorrhiza Roxb

/Curcumae Rhizoma 3

Kegunaan Secara Empiris

a) Daruju Bagian daun dari jenis ini dapat digunakan sebagai tapal pada luka,

dan dapat ditumbuk bersama jahe untuk dibubuhkan pada kaki yang pegal

Di Indonesia,

tapal dari daun dapat dipakai untuk menyembuhkan sakit rematik

b) Meniran Kencing kurang lancar,

ASI kurang,

Tinjauan Ilmiah

a) Daruju Ekstrak alkohol daun Acanthus ilicifolius dosis 250 dan 500 mg/kg BB yang diberikan secara oral mengurangi hepatotoksisitas yang diakibatkan CC14 pada tikus secara signifikan

Hal ini dinilai berdasarkan penurunan kadar ALP,

Aktivitas ekstrak daun daruju setara dengan kurkumin dosis 100 mg/kg BB secara oral

menghambat radikal bebas DPPH (15,3

Aktivitas antioksidan ekstrak air dan metanol dari daun dan buah meniran juga ditunjukkan dalam uji in vivo dengan kemampuan menghambat pembentukan lipid peroksidase di hati tikus dengan induksi CC14 Pra perlakuan dengan ekstrak meniran bersifat hepatoprotektif terhadap induksi CC14 dengan mencegah kenaikkan kadar enzim glutamat oxaloasetat transaminase (SGOTj aan glutamat pituvat transaminase (SGPT)

Ekstrak air ' daun meniran menunjukkan penghambatan terhadap spesies reaktif asam tiobarbiturat (TBARS) yang diinduksi dengan beberapa pro oksidan (FeS0410 |iM dan natrium nitroprusida 5 ^M) pada hati tikus,

Ekstrak juga menurunkan pembentukan TBARS dalam fosfolipid yang diekstraksi dari kuning telur

Ekstrak meniran menunjukkan aktivitas anti radikal bebas DPPH dengan ICg0 43,4±i,45 Hg/mL

Aktivitas hepatoprotektif secara in vivo terhadap kerusakan hati yang diinduksi dengan parasetamol ditunjukkan dengan adanya penurunan SGOT,

SGPT dan peningkatan aktivitas katalase hati pada kelompok perlakuan dibandingkan kontrol

c) Temulawak Ekstrak etanol terstandar rimpang temulawak menunjukkan aktivitas hepatoprotektif pada tikus yang diinduksi kerusakan hati dengan etanol

Pra perlakuan dengan ekstrak pada dosis 500 mg/kg BB dapat menurunkan kadar SGOT,

SGPT dan ALP dibanding kontrol

protektif terhadap peradangan,

dan kardiotoksisitas dari rimpang temulawak diperkirakan berasal dari senyawa utama kurkumin

Aktivitas ini diuji dengan menggunakan berbagai model hewan uji dengan parameter biokimia seperti enzim penala serum,

antioksidan dalam jaringan target,

dan perubahan histoarsitektur hati dan jantung

Perlakuan dengan kurkumin menghambat pembengkakan pada telapak kaki yang diinduksi karagenan dan albumin

Peningkatan bobot hati dan jantung akibat kerusakan hati yang diinduksi dengan CC14 dan nekrosis jantung akibat induksi isoproterenol juga berkurang dengan pengobatan kurkumin

Kurkumin juga menghambat peroksidasi lipid yang dikatalis oleh besi dalam homogenat hati,

peredaman nitrit oksida yang dilepas secara spontan dari nitroprusida dan menghambat hemolisis eritrosit tikus yang diinduksi panas

Ramuan dari propinsi Sulawesi Selatan Daerah survey : Kab

Toraja Utara Etnis : Toraja

Ramuan : Temulawak Sambiloto

Cara pembuatan: Semua bahan dibuat serbuk,

i sendok makan serbuk diseduh dengan i gelas air panas lalu disaring

Deskripsi Tanaman

Nama daerah Jawa: Temulawak (Jawa Tengah),

temu labak (Madurar) Nama Latin/simplisia Curcuma xanthorrhiza Roxb

/Curcumae Rhizoma b) Sambiloto Nama daerah Sumatera: Pepaitan (Melayu)

Jawa: Ki oray,

Ki peurat,

Takilo (Sunda),

Bidara,

Sadilata,

Sambilata,

Takila (Jawa) Nama Latin/simplisia Andrographis paniculata (Burm

) Wallich ex Nees/Andrographidis Herba Sinonim Andrographis subspathulata C

Clarke17 4

Kegunaan Secara Empiris Temulawak Lihat poin 3

C b) Sambiloto Radang,tonsil,

kena raciun jamur/ singkong/udang/bongkrek,

digigit serangga/ular berbisa,

katimumul (daun/semua bagiannya)10 4

Tinjauan Ilmiah Temujawak Lihat hal 3

b) Sambiloto Tiga senyawa diterpen dari sambiloto: andrografolid (I),

andrografisid (II) and neoandrografolid (III) dosis 100 mg/kg (i

) diuji aktivitas hepatoprotektif terhadap tikus yang diinduksi CC14 atau tbutilhidroperoksida (tBHP)

Pra perlakuan dengan senyawa diterpen selama 3 hari menurunkan pembentukan MDA,

GSH dan pemecahan enzim SGPT dan ALP pada kelompok perlakuan

Dibandingkan dengan silimarin,

senyawa I menunjukkan potensi hepatoprotektif yang lebih rendah dibandingkan senyawa II dan III yang setara dengan silimarin

Kadar GSH kembali normal pada pemberian senyawa III

Dekokta dari herba sambiloto 60 mL/hari (setara dengan 40 g simplisia) yang diberikan selama 24 hari mampu menurunkan kadar bilirubin,

SGPTdanfraksiserumglobulinproteinpada pasien hepatitis

Sambiloto juga meningkatkan total protein serum dan fraksi albumin

Dari total pasien yang diuji,

Perlakiian c'„dengan sambiloto

mencegah peningkatan aktivitas SGOT,

SGPT dari lipid peroksidase yang diinduksi BHC (beta-heksaklorosikloheksan)

Aktivitas dari enzim-enzim antioksidan seperti SOD,

peroksidase menurun akibat BHC

Pemberian sambiloto menunjukkan efek proteksi terhadap efek BHC di atas

Hasil im meAnjukkan aktivitas antioksidan^ dan hepatoprotektif sambiloto

Ramuan dari propinsi Sulawesi Selatan Daerah survey : Kab

Toraja Utara Etnis : Toraja Ramuan: Akar kelapa muda segar Akar pinang segar Kunyit segar Madu

1 1 1 1

genggam genggam genggam sendok makan

Cara pembuatan: Akar kelapa muda,

akar pinang dan kunyit ditumbuk lalu diperas sampai keluar airnya

Hasil perasan ditambah madu

Cara pemakaian: Ramuan diminum sebelum makan,

Deskripsi Tanaman

a) Kelapa Nama daerah Sumatera: Bauk u (Aceh),

Krambil (GAyo),

Krambir,

Harambir,

Arambir,

(Batak),

Bonia (Sirnaku),

Banyak),

Mabaye gae,

Towua (Nias),

Toitet (Mentawai)Karambie,

Niiie (|i|Inangkabau)

Kalimantan: Enyu,

Mor (Dayak)

Jawa: Kalapa (Sunda),

Kalapa,

KecambiLKla^a (JawaLKlendah (^wa Tittiur),

Enyor,* |yor,

Nyeyor,

Nyor (Madura),

Nyeyong (Kangean)

Nusa Tenggara: Nyiur,

Nyur (Sasak),

Nyir (Sumbawa),

Tupa (Bima),

Langai (Sumba Timur),

Ngio (Sumba Barat) Nio (Flores),

Tapo (Solor),

Tapo (Alor),

Niuta (Talaud),

Sulawesi: Pun nyu,

Punu in togulu (Sulawesi Utara),

BAnga (Gorontalo),

Bongo (Buol),

Kabatu (Toli-toli),

Alu’u,

Pu’ung kayuku,

BarabijPendaM,

Tabango,

Pu’u nii,

Pu’u benu,

Kaluku (Toraja),

Kaluku (Makasar),

Kaluku (Bugis),

Anjoro (Mandar): Maluku: Igo (Temate,

Tidore)

Irian: Liu (Kowiai),

Turiri (Mimika),

Nu (Kalana Utara),

Nour (Kapaur),

Anggadi (Windesi),

Ankadi rumaya (Wandamen),

Nyuyuwe (Irsam),

Ko (Sentani) Nama Latin/simplisia Cocos nucifera Linn

/Cocosi Radix b) Pinang Nama daerah Sumatera: Pineng (Aceh)

Jawa: Jambe (Sunda)

Nusa v Tenggara: Buwah oea (Sumba)

Sulawesi: Luguto (Gorontalo)

Maluku: Isue (Tanimbar)

Hua (Ambon) hual (Uleas)

molulu (Halmahera) Hena (Temate)

ena (Tidore) Nama Latin/simplisia Areca catechu L

/ Arecae Catechu Fructiis Sinonim Areca cathecu Burman,

Wendland,

Wendland

c) Kunyit Nama daerah Sumatera: Kunyet (Aceh)

Kuning (Gayo),

Kunyet (Alas),

Kuning (Batak Karo),

Hunik (Batak toba),

Unik (Batak Mandailing)

Kunyit (melayu),

Kunyir (Lampung)

Jawa: Kunyir,

Konengtemen (sunda)

Temu kuning (Jawa),

Temokoneng (Madura)

Kalimantan: Henda (Dayah Ngaju,

Katingan,

Ot danum),

Kunyit (Dayak Olon Maanyan),

Cahang (Dayak penyabung),

Dio (Dayak Penihing),

Kalesiau (Kenya)

Nusa Tenggara: Huni (Bima)

Dingira,

Hingiro,

Kunita,

Wingira (Sumba barat),

Kunyi (Makasar)

Gurati,

Gulati,

Gogohojj-d (halmahera)

Sulawesi: Alawahu < (Gorontalo),

Kolagagu (Buol),

Pagidon (Toli-toli),

Uni (Toraja),

Kunyi (Makasar),

Unyi (Bugis)

Maluku: Kunik,

Kuriai (Leti),

Lulu malai (Babar),

Uni (Seram Timor),

One (Seram Barat),

Guraci (Temate,

Tidore)

Irian Jaya: Rame (Kapaur)

Kandaeifu (Nufur),

Mingguai (Wandamen)

Curcuma longa L

Kegunaan Secara Empiris a)

Kelapa Kulit akar digunakan sebagai astrigent dan stiptik untuk mengatasi perdarahan

Akar berkhasiat sebagai antipiretik,

Pinang Pinang secara tradisional digunakan untuk membantu mengobati kudis,

gigih goyah (biji dan kulit-bijinya)

Kunyit Radang umbai usus buntu,

10 ■m 5

Tinjauan Ilmiah a)

Kelapa Aktivitas hepatoprotektor dan antioksidan dari air kelapa dosis 6 mL/100 g BB diuji pada tikus betina yang diinduksi CC14 selama 29 hari Hasil menunjukkan bahwa air kelapa dapat mempertahankan

parameter Jungsi hati pada level mendekati normal

Efek hepatoprotektif juga ditunjukkan pada studi histopatologi hati,

fang ditanam dengan tidak adanya infiltrasi lemak atau nekrosis sel hati dibanding kontrol CC14

Pinang Perlakuan dengan ekstrak biji pinang 200 mg/kg BB selama 28 hari menghasilkan proteksi terhadap kadar SGOT serum dengan penurunan sebesar 85,22% ,

SGPT (80,64%) dan MDA (66,67%)

Pemberian ekstrak memfasilitasi perbaikan kerusakan hati yang diinduksi oleh CC14 hal ini nampak dari pengamatan histologi hati

Kunyit Uji idinik aktivitas hepatoprotektor dari serbuk kunyit terfermentasi dilakukan pada 60 pasien yang didiagnosis mengalami peningkatan kadar SGOT antara 40-200 IU/L

Uji klinik dilakukan dengan metode acak buta ganda selama 12 minggu

Hasil menunjukkan adanya penurunan nilai SGOT dan SGPT secara signifikan sedangkan ALP,

kadar lipid tidak berubah bermakna

Efek samping» tidak ditemukan selama masa pengamatan

Daftar Pustaka 1

Heyne K

Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid 1-4

Jakarta: Yayasan Sarana Wana Jaya

Arung ET,

Kusuma IW,

Purwatiningsih S,

Antioxidant activity and cytotoxicity of the traditional Indonesian medicine Tahongai (Kleinhovia hospita L

J Acupunct Meridian Stud

4:306-308

Zhang X,

Cycloartane triterpenoids from Kleinhovia hospita

J Nat Prod

Zhou C,

Kleinhospitines A-D,

new cycloartane triterpenoid alkaloids from Kleinhovia hospita

Org Lett

Flach M,

Rumawas F

Plant resources of South-East Asia N0

Planys yielding non-seed carbohydrates

Indonesia: Pudoc-DLO

Prosea Foundation

Inventaris Tanaman Obat Indonesia (I) Jilid 1

Jakarta: Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI

Verma N,

Khosa R

Evaluation of protective effects k of ethanolic extract of Costus speciosus (Koenig) Sm

rhizomlf Bn carbon tetrachloride induced hepatotoxicity in rats

Natural ProductRadiance

2:123-126

BAB 2 RAMUAN MEMBANTU MENURUNKAN LEMAK DARAH Definisi Kenaikan lemak darah adalah gangguan metabolisme lemak yang ditandai dengan meningkatnya konsentrasi Low Density Lipoprotein (LDL),

total kolesterol dan trigliserida serta menurunnya konsentrasi High Density lipoprotein (HDL) di dalam darah

Deskripsi Lemak darah terdiri dari trigliserida,

HDL dan LDL

Kolesterol adalah salah satu komponenlemaklemak Gipid) yang terdapat dalam membran sel dan merupakan prekursor asam empedu dan hormon steroid

Kolesterol dalam peredaran darah terikat pada lipoprotein

Terdapat 2 macam lipoprotein utama yaitu HDL yang dikenal dengan kolesterol baik dan LDL yang dikenal dengan kolesterol jahat

LDL membawa kolesterol dari hati ke bagian tubuh yang memerlukan sedangkan HDL membawa kelebihan kolesterol dalam darah ke hati untuk diproses kembali

? itu komponen lemak lain adalah trigliserida yang disimpan dalam jaringan lemak dan dalam ziarah

Trigliserida dalam kadar normal sangat diperlukan tubuh

Kolesterol total mengandung 60-70% LDL,

Dalam kadar normal,

kplesterbrsangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan jaringan otak dan saraf,

serta sebagai prekursor untuk pembentukan &sam empedu dan hormon steroid

Namun bila jumlah LDL dan trigliserida berlebill maka lipoprotein tersebut akan menempel pada dinding pembuluh darah koroner dan dapat menimbulkan plak yang dikenal dengan plak ateroma yang menyebabkan aterosklerosis

Penderita hiperkolesterol dengan aterosklerosis mempunyai resiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskuler Untuk menilai apakah kadar kolesterol seseorang tinggi atau rendah,

NCEP ATP III (National cholesterol Education Program,

Adult Panel Treatment III) menetapkan angka kolesterol seperti tabel di bawah ini

Kolesterol Total (md/dL)

Normal Perbatasan tinggi Tinggi

LDL (mg/dL) Rendah Tinggi

-189 > 190

Optimal Mendekati optimal Perbatasan tinggi Tinggi Sangat tinggi

Trigliserid (mg/dL) < 150 150-199 200

- 499 >500

Normal Perbatasan Tinggi Tinggi Sangat Tinggi

Penyebab Lemak darah yang tinggi terutama disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat seperti kegemukan,

kurang mengkonsumsi makanan berserat dan banyak makan makanan mengandung lemak jenuh yang tinggi

Gejala Pada umumnya penderita tidak menyadari bahwa kadar lemak darah tinggi karena tidak ada gejala yang spesifik

Namun demikian beberapa gejala yang kadang dirasakan seperti badan terasa pegal terutama di bagian tengkuk dan kesemutan

Pengobatan Dalam menurunkan lemak darah,

perubahan gaya hidup dan memperbanyak olah raga,

sayur makanan dengan lemak jenuh,

tidur cukup (kurang lebih 8 jam berat badan harus diturunkan

Asupan alkohol dan konsumsi diberikan untuk kasus yang berat sesuai petunjuk dokter

diet rendah lemak harus dilakukan,

Pada penderita yang gemuk,

Terapi obat

Ramuan dari Propinsi Kalimantan Selatan Daerah survei : Kab

Tabalong Etnis : Jawa Ramuan : Daun sambiloto Lidah buaya Bunga mawar merah

Cara pembuatan: Bahan ramuan dicuci diremas dimasukkan ke gelas lalu diseduh air panas hangat Cara pemakaian: Diminum 2 x sehari pagi dan malam 1

Jawa: Ki oray,

Ki peurat,

Takilo (Sunda),

Bidara,

Sadilata,

Sambilata,

Takila (Jawa) Nama Latin/simplisia Andrographis paniculata (Burm

) Wallich ex Nees / Andrographidis Folium Sinonim Andrographis subspathulata C

Clarke2 b) Lidah buaya Nama daerah Indonesia: Lidah buwaya Nama Latin/simplisia Aloe vera (L

/ Succus Aloe Inspissatus Sinonim Aloeperfoliata L

Aloe barbandensis Miller2 c) Mawar merah Nama daerah Melayu: Kembang eros,

bunga ros3 Nama Latin/simplisia Rose damascena MilL/Rosae Floss 4

Sinonim: Rosa gallica L

Rosa damascena Miller var

irigintipetala (Dieck) Koehne 1

Kegunaan Secara Empiris

Mawar merah Fungisida dan Insektisida3

Tinjauan Ilmiah

a) Sambiloto Pemberian ekstrak etanol terpurifikasi herba sambiloto dosis 434,6 mg/kg BB pada tikus diabetes tipe 2 yang diberi perlakuan diet tinggi lemak-fruktosa selama 55 hari dapat menurunkan kadar glukosa darah,

dengan kontrol sedangkan kadar kolesterol total tidak berubah secara bermakna

Pemberian ekstrak air Andrographis paniculata Nees dosis 100 dan 200 mg/kg BB pada tikus diet tinggi kolesterol dapat mempertahankan kadar kolesterol total,

trigliserida dan LDL dalam batas normal setelah pemberian selama 4 minggu

Tidak ada perubahan yang signifikan terhadap kaclar HDL dan nilai enzim pada ginjal dan hati seperti nilai BUN (Blood Urea Nitrogen),

kreatinin total LDH (Lactate Dehydrogenase),

AST (Aspartate Amino Transferase) 30 tahun Perlahan-lahan Gemuk atau ada sejarah kegemukan + jarang asimptomatik Kadang-kadang setelah bertahun-tahun Hiperglisemik hiperosmolar Umum teijadi Umum teijadi

Gejala Ciri-ciri umum untuk kedua tipe diabetes melitus adalah poliuria (sering buang air kecil),

polidipsi (selalu merasa haus),

Gejala khusus pada penderita DM tipe l'adalah berkurangnya berat badan,

ketonuria dan hiperventilasi sedangkan penderita DM tipe II pada umumnya mengalami kegemukan dan penambahan berat badan

Pengobatan Pada penderita DM Tipe I,

maka pemberian insulin mutlak diperlukan karena tubuh tidak bisa memproduksi insulin sendiri

Sedangkan pada penderita DM Tipe II,

terapi diet untuk menurunkan berat badan,

mengurangi asupan karbohidrat dan olahraga sangat membantu untuk mengendalikan kadar gula darah

Ramuan dari Propinsi Sulawesi Utara Daerah survei Kab

: Kotamobagu Etnis :Sangir Ramuan : Mengkudu Matang Gula merah

Cara pembuatan: Direbus kemudian disaring Cara pemakaian : Ramuan diminum2 x sehari sampai sembuh 2

Deskripsi Tanaman a) Mengkudu Nama daerah Sumatera: Keumudee (Aceh),

Lengkudu (Gayo),

Bengkudu,

Bangkudu,

Bakudu,

Pamarai (Batak),

Makudu (Nias),

Neteu (Mentawai),

Bingkudu,

Mangkudu (Minangkabau),

Mekudu (Lampung)

Kalimantan: Mangkudu,

Wangkudu,

Labanau,

Rewonong (Dayak)

Jawa: Kudu,

Cangkudu (Sunda),

Kemudu,

Pace (Jawa),

Kadhuk (Madura)

Bali: Tibah,

Wungkudu (Bali)

Nusa Tenggara: Ai kombo (Sumba),

Manakudu (Roti)1 Nama Latin/simplisia Morinda citrifolia Linn

/ Morindae Fructus Sinonim Morinda bracteata Roxb

Morinda litoralis Blanco8 2

Kegunaan Secara Empiris a) Mengkudu Daun yang ditempel untuk masuk angin,

sakit perut dan perawatan setelah inelahirkan

Rebusan daun untuk mulas

Sari buah mengkudu untuk sukar buang air kecil,

Buah mengkudu juga untuk mengobati gigitan binatang berbisa dan luka

Tinjauan Ilmiah a)

Mengkudu Pengujian aktivitas antidibetes ekstrak etanol buah mengkudu dilakukan dengan metode toleransi glukosa pada tikus dan mencit yang diindusi dengan aloksan

Hasil pada tikus menunjukkan bahwa dosis 500 mg/kg BB,

menurunkan kadar glukosa serum menit ke- 30,

27 dan 25%

Sedangkan pada dosis 1000 mg/kg BB menurunkan kadar glukosa serum berturut-turut sebesar 29,

20 dan 22%

Pada mencit diabetes yang diinduksi aloksan menunjukkan penurunan kadar glukosa serum setelah hari ke-4 pemberian ekstrak dengan dosis 500 dan 1000 mg/kg BB,

masing-masing sebesar 62 dan 74%,

yang berbeda secara bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol (p