PDF tes getah paru,pemeriksaan diatom -1 BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Tenggelam - forensik kasus TENGGELAM
Wait Loading...


PDF :1 PDF :2 PDF :3 PDF :4


Like and share and download

forensik kasus TENGGELAM

1 BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Tenggelam

PDF Pemeriksaan Diatom pada Korban Diduga Tenggelam (Review journal unair ac id download fullpapers 5 20DIATOM 20 fiish pdf PDF tanda intravital yang ditemukan pada kasus tenggelam di repository usu ac id bitstream 123456789 21606 7 Cover pdf PDF Pemeriksaan Luar pada Jenazah

Related PDF

Pemeriksaan Diatom pada Korban Diduga Tenggelam (Review

[PDF] Pemeriksaan Diatom pada Korban Diduga Tenggelam (Review journal unair ac id download fullpapers 5 20DIATOM 20 fiish pdf
PDF

tanda intravital yang ditemukan pada kasus tenggelam di

[PDF] tanda intravital yang ditemukan pada kasus tenggelam di repository usu ac id bitstream 123456789 21606 7 Cover pdf
PDF

Pemeriksaan Luar pada Jenazah - Fakultas Kedokteran

[PDF] Pemeriksaan Luar pada Jenazah Fakultas Kedokteran med unhas ac id Manual CSL Forensik Medikolegal 3 Pemeriksaan Luar pada Jenazah pdf
PDF

1 BAB I PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Tenggelam

Tenggelam merupakan suatu kegagalan nafas yang diakibatkan tertutupnya jalan autopsi forensik harus dilakukan pada semua kasus pembunuhan (Maio &
PDF

forensik5

Zeitschrift Interne Revision - Erich Schmidt Verlag

PDF Aushang Themenabend Forensik5 pptx Innocence in danger innocenceindanger de Podiumsdiskussion 3 6 2014 pdf PDF 2015 Lageplan außen, 22 10 2015 indd Bezirkskrankenhaus Lohr bezirkskrankenhaus lohr de 17156 lageplan 22 10 2015 gesamt

Forenzicka Balistika

tema broja: tema broja - Akreditaciono telo Srbije

Forenzička balistika 3 Forenzička hemija i toksikologija 4 Forenzička psihologija sa psihijatrijom 5 Sudska toksikologija 6 Forenzička analiza požara   1 II SEMESTAR 5 3 4 1 1 Forenzička hemija i toksikologija O 8 3

  1. Lista institucija i laboratorija koje vrše forenzička
  2. Forenzička balistika
  3. BALISTIKA STRIJELNE RANE I MEHANIZAM OZLJEĐIVANJA
  4. Balistika je znanstvena disciplina koja proučava gibanje projektila
  5. Forenzička toksikologija
  6. Traseologija i balistika
  7. Centra za forenzička
  8. podoblast balistika i
  9. Centar za forenzička ispitivanja
  10. laboratorija četiri neakreditovana forenzička

Forest, Jim - La Escala de Las Bienaventuranzas

Phytophthoras in Forests and Natural Ecosystems: Proceedings of

Sep 30, 2008 BIODIVERSITY AND TROPICAL FORESTS IN GUATEMALA la tierra de la República de Guatemala Año 2003 (escala 1 50,000) Mapa digital Jim serves as the Director of Kinship Conservation Fellows, a one month  Representative on

  1. forest science
  2. floristic composition of seasonally dry tropical forest fragments
  3. Guatemala Biodiversity and Tropical Forest Assessment
  4. Commonwealth Forestry Review
  5. USDA Forest Service
  6. Forest Service
  7. International Forestry Review
  8. think like a forest
  9. Phytophthoras in Forests and Natural Ecosystems
  10. Operational-Scale Carbon Budget Model of the Canadian Forest

FORESTRY – IFS MATERIAL – INDIAN FOREST SERVICE

I joined Sikkim Forest Department on 23rd Aug 1980 as an IFS

Feb 22, 2017 CANDIDATES APPLYING FOR INDIAN FOREST SERVICE Environment, Forests and Climate Change in the Gazette of India (v) making statements which are incorrect or false or suppressing material information, or In pursuance of rule 8 of the Indian Forest

  1. THE INDIAN FOREST SERVICE
  2. Indira Gandhi National Forest Academy
  3. indian forest service
  4. for Mid-Career Training of the Indian Forest Service Officers
  5. IFS Chief Conservator of Soils
  6. Commonwealth Forestry Review
  7. I joined Sikkim Forest Department on 23rd Aug 1980 as an IFS
  8. IFS Interview Date 01 Feb 2019
  9. UPSC Indian Forest Service
  10. IFS

Forestry

BMP Handbook - Montana DNRC

The State of North America's Forests The United States and Canada together have about 15 5 percent of the world's total forest cover and, although the two  Ohio's foresters would like to share some facts with you about Ohio's forests and forest industries Good forest management makes

  1. Sustainable Forestry in North America
  2. forestry best management practices
  3. Texas A&M Forest Service
  4. A Landowner's Guide to Forestry in North Carolina
  5. Cooperative Forestry Assistance Act
  6. USDA Forest Service
  7. Carbon Dioxide Reduction Through Urban Forestry
  8. USDA Forest
  9. Collective Forestry in China
  10. World Forestry Center

Forever Shining

Forever Shining – DYO Specifications – Granite Headstone – 08/03

PDF Forever Shining Top Score Diffusion topscorediffusion ch shop pdf 402251 pdf PDF Forever Shining Obrasso obrasso noten score 18009 forever shining pdf PDF Full page fax print Forever Shining

Forex Advance

focus forex - Rich Dad Education

PDF the strategy c mql5 3 130 Amazing Forex System pdf PDF here Advanced Markets advancedmarketsfx Advanced Markets Profile e FOREX July 2014 pdf PDF Forex Trading Machine Course Crypto Trader

  1. explosive profits pdf
  2. mastering technical analysis pdf

Forex - Analiza Techniczna

podstawy inwestowania online: fx - RFXT

PDF Analiza techniczna Serwis Finansowy serwisfinansowy pl analiza techniczna na gieldzie walutowej forex pdf PDF klasyczna analiza techniczna jako narzędzie wspomagania cejshcejsh icm edu pl cejsh element bwmeta1 element 04 01 pdf PDF

Forex Basic

Forex Trading - Tutorialspoint

PDF basics & secrets Forexforex24 lv ForexSecrets15min EN pdf PDF forex trading for beginners comparic comparic wp content forex trading for beginners pdf PDF get started in forex Market Equity Inc

  1. complete guide to forex trading pdf
  2. forex trading strategies pdf
  3. the forex trading manual pdf
  4. an introduction to forex trading - a guide for beginners
  5. make forex trading simple pdf
  6. forex mathematics pdf
  7. forex trading rules pdf
  8. forex terminology pdf
Home back Next

Description

TENGGELAM (Drowning) A

Definisi Tenggelam biasanya didefinisikan sebagai kematian akibat mati lemas (asfiksia) disebabkan masuknya cairan kedalam saluran pernapasan

Pada peristiwa tenggelam (drowning),

seluruh tubuh tidak harus tenggelam di air

Asalkan lubang hidung dan mulut berada dibawah permukaan air maka hal itu sudah cukup memenuhi kriteria sebagai peristiwa tenggelam

Berdasarkan pengertian tersebut maka peristiwa tenggelam tidak hanya dapat terjadi di laut atau sungai tetapi dapat juga terjadi di dalam wastafel atau ember berisi air

Pada mayat yang ditemukan terbenam dalam air,

perlu pula diingat bahwa mungkin korban sudah meninggal sebelum masuk kedalam air

Perlu diketahui bahwa jumlah air yang dapat mematikan jika dihirup oleh paru-paru adalah sebanyak 2 liter untuk orang dewasa dan 30 sampai 40 mililiter untuk bayi B

Jenis-Jenis Tenggelam Jenis-jenis tenggelam antara lain 1

Wet drowning Pada keadaan ini cairan masuk ke dalam saluran pernapasan setelah korban tenggelam

Dry drowning Pada keadaan ini cairan tidak masuk kedalam saluran pernapasan,

Secondary drowning Terjadi gejala beberapa hari setelah korban tenggelam (dan diangkat dari dalam air) dan korban meninggal akibat komplikasi

Immersion syndrome Korban tiba-tiba meninggal setelah tenggelam dalam air dingin akibat refleks vagal

Alkohol dan makan terlalu banyak merupakan faktor pencetus

Sebab Kematian Kematian yang terjadi pada peristiwa tenggelam dapat disebabkan diantaranya oleh: 1

Vagal Reflex Peristiwa

Kematian terjadi sangat cepat dan pada pemeriksaan postmortem tidak ditemukan adanya tanda-tanda asfiksia ataupun air di dalam paru-parunya sehingga sering disebut tenggelam kering (dry drowning)

Spasme Laring Kematian karena spasme laring pada peristiwa tenggelam sangat jarang sekali terjadi

Spasme laring tersebut disebabkan karena rangsangan air yang masuk ke laring

Pada pemeriksaan post mortem ditemukan adanya tanda-tanda asfiksia,

tetapi paru-parunya tidak didapati adanya air atau benda-benda air

Tenggelam jenis ini juga disebut tenggelam tipe I

Pengaruh air yang masuk paru-paru a

Tenggelam di air tawar Pada peristiwa tenggelam di air tawar akan menimbulkan anoksia disertai gangguan elektrolit

Pada keadaan ini terjadi absorbsi cairan yang masif

Karena konsentrasi elektrolit dalam air tawar lebih rendah daripada konsentrasi dalam darah,

maka akan terjadi hemodilusi darah,

air masuk ke dalam aliran darah sekitar alveoli dan mengakibatkan pecahnya sel darah merah (hemolisis)

Akibat pengenceran darah yang terjadi,

tubuh mencoba mengatasi keadaan ini dengan melepaskan ion kalium dari serabut otot jantung sehingga kadar ion Kalium dalam plasma meningkat (hiperkalemi),

terjadi perubahan keseimbangan ion K+ dan Ca++ dalam serabut

dan dapat mendorong terjadinya fibrilasi ventrikel dan

yang kemudian menyebabkan timbulnya kematian akibat anoksia otak

Kematian terjadi dalam waktu 5 menit

Pemeriksaan post mortem ditemukan tanda-tanda asfiksia,

kadar NaCl jantung kanan lebih tinggi dari jantung kiri dan adanya buih serta benda-benda air pada paru-paru

Tenggelam jenis ini disebut tenggelam tipe II A

Tenggelam di air asin Pada peristiwa tenggelam di air asin akan mengakibatkan terjadinya anoksia dan hemokonsentrasi

Tidak terjadi gangguan keseimbangan elektrolit

Konsentrasi elektrolit cairan air asin lebih tinggi daripada dalam darah,

sehingga air akan ditarik dari sirkulasi pulmonal ke dalam jaringgan intertisial paru yang akan menimbulkan edema pulmoner,

hipovolemi dan kenaikan kadar magnesium dalam darah

Hemokonsentrasi akan mengakibatkan sirkulasi menjadi lambat dan menyebabkan terjadinya payah jantung

Pemeriksaan post mortem ditemukan adanya tanda-tanda asfiksia,

kadar NaCl pada jantung kiri lebih tinggi daripada janung kanan dan ditemukan buih serta benda-benda air

Tenggelam jenis ini disebut tenggelam tipe II B

Kematian terjadi kira-kira dalam waktu 8-9 menit setelah tenggelam (lebih lambat dibandingkan dengan tenggelam tipe IIA)

Cara Kematian Peristiwa tenggelam dapat terjadi karena: 1

Kecelakaan Peristiwa tenggelam karena kecelakaan sering terjadi karena korban jatuh ke laut,

Pada anak-anak keclakaan sering terjadi di kolam renang atau galian tanah berisi air

Faktor-faktor yang sering menjadi penyebab kecelakaan itu antara lain karena mabuk atau mendapat serangan epilepsi

Bunuh diri Peristiwa bunuh diri dengan menjatuhkan diri kedalam air sering kali terjadi

Kadangkadang tubuh pelaku diikat dengan benda pemberat agar supaya tubuh dapat tenggelam

Pembunuhan Banyak cara yang digunakan,

seperti misalnya melemparkan korban ke laut atau memasukan kepalanya ke dalam bak berisi air

Pemeriksaan di tempat kejadian dapat membantu

Jika benar karena pembunuhan perlu diteliti apakah korban di tenggelamkan kedalam air ketika ia masih hidup atau sesudah dibunuh lebih dahulu dengan cara lain

Pemeriksaan Post Mortem Pada pemeriksaan mayat akibat tenggelam,

pemeriksaan harus seteliti mungkin agar mekanisme kematian dapat ditentukan,

karena seringkali mayat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk

Hal penting yang perlu ditentukan pada pemeriksaan adalah: 1

Menentukan identitas korban Identitas korban ditentukan dengan memeriksa antara lain: o Pakaian dan benda-benda milik korban o Warna dan distribusi rambut dan identitas lain o Kelainana atau deformitas dan jaringan parut o Sidik jari o Pemeriksaan gigi o Teknik identifikasi lain 2

Apakah korban masih hidup sebelum tenggelam Pada mayat masih segar,

untuk menentukan apakah korban masih hidup atau sudah meninggal pada saat tenggelam,

dapat diketahui dari hasil pemeriksaan : a

Metode yang memuaskan untuk menentukan apakah orang masih hidup waktu tenggelam adalah pemeriksaan diatom b

Untuk membantu menentukan diagnosis,

dapat dibandingkan kadar elektrolit magnesium darah dari bilik jantung kiri dan kanan c

Benda asing dalam paru dan saluran pernafasan mempunyai nilai yang menentukan pada mayat yang terbenam selama beberapa waktu dan mulai membusuk

Demikian juga dengan isi lambung dan usus d

Pada mayat yang segar,

adanya air dalam lambung dan alveoli yang secara fisika dan kimia e

sifatnya sama dengan air tempat korban tenggelam mepunyai nilai bermakna

Penyebab kematian yang sebenarnya dan jenis drowning Pada mayat yang segar,

gambaran pasca kematian dapat menunjukkan tipe drowning dan juga penyebab kematian lain seperti penyakit,

Faktor-faktor yang berperan pada proses kematian

Faktor-faktor yang berperan pada proses kematian misanya kekerasan,

alkohol dapat ditemukan pada pemeriksaan luar atau melalui bedah jenazah

Tempat korban pertama kali tenggelam Bila kematian korban berhubungan dengan masuknya cairan ke dalam saluran nafas,

membantu menentukan apakah korban tenggelam ditempat itu atau tempat lain

Penyulit alamiah lain yang mempercepat kematian

maka perlu ditentukan apakah kematian disebabkan karena air masuk ke dalam saluran pernafasan

Pada immersion,

kematian terjadi dengan cepat,

hal ini mungkin disebabkan oleh sudden cardiac arrest

Faktor lain adalah keadaan hipersensitivitas dan kadang-kadang keracunan alkohol

Waktu yang diperlukan untuk terbenam dapat bervariasi tergantung dari keadaan sekeliling

dan jumlah serta sifat cairan yang dihisap masuk ke dalam saluran pernapasan

Gambaran Post Mortem Kasus Tenggelam Pemeriksaan Luar Pada pemeriksaan luar dapat ditemukan tanda-tanda sebagai berikut: a

Mayat dalam keadaan basah,

lumpur dan benda-benda asing lain yang terdapat dalam air,

kalau seluruh tubuh terbenam dalam air b

Busa halus pada hidung dan mulut,

Mata setengah terbuka atau tertutup,

jarang pendarahan atau perbendungan

Kutis anserina pada kulit permukaan anterior tubuh terutama pada ekstremitas akibat kontraksi otot erektor pili yang dapat terjadi karena rangsang dinginnya air

Gambaran kutis anserina kadangkala dapat juga akibat rigor mortis pada otot tersebut

Washer woman’s hand dimana telapak tangan dan kaki berwarna keputihan dan berkeriput yang disebabkan karena imbibisi cairan ke dalam kutis dan biasanya membutuhkan waktu lama f

Cadaveric spasme,

merupakan tanda intravital yang terjadi pada waktu korban berusaha menyelamatkan diri dengan memegang apa saja seperti rumput atau benda-benda lain dalam air

Luka-luka lecet pada siku,

lutut dan kaki akibat gesekan pada benda-benda dalam air

Puncak kepala mungkin terbentur dasar waktu terbenam,

tetapi dapat pula terjadi luka post mortal akibat benda-benda atau binatang dalam air

Pemeriksaan Dalam Pada pemeriksaan dalam dapat ditemukan tanda-tanda sebagai berikut: a

Busa halus dan benda asing (pasir,

tumbuh-tumbuhan air) dalam saluran pernafasan

Paru-paru mebesar seperti balon,

sampai menutupi kandung jantung

Pada pengirisan banyak keluar cairan

Keadaan ini terutama terjadi pada kasus tenggelam di laut

Petekie sedikit sekali karena kapiler terjepit diantara septum interalveolar

Mungkin terdapat bercak-bercak perdarahan yang disebut bercak Paltauf akibat robeknya penyekat alveoli (Polsin)

Petekie subpleural dan bula emfisema jarang terdapat dan ini bukan merupakan tanda khas tenggelam tetapi mungkin disebabkan oleh usaha respirasi

Dapat juga ditemukan paru-paru yang normal karena cairan tidak masuk ke

ini dapat terjadi pada kasus tenggelam di air tawar

hati dan limpa mengalami perbendungan

Lambung dapat sangat membesar,

lumpur dan mungkin juga terdapat dalam usus h

Pemeriksaan Laboratorium 1

Pemeriksaan Diatom

Alga/ ganggang bersel satu dngan dinding terdiri dari silikat yang tahan panas dan asam kuat

Diatom ini dapat dijumpai dalam air tawat,

Bila seseorang mati karena tenggelam maka cairan bersama diatom masuk ke dalam saluran nafas atau pencernaan kemudian diatom akan masuk ke dalam aliran darah melalui kerusakkan dinding kapiler pada waktu korban masih hidup dan tesebar ke seluruh jaringan

Pemeriksaan diatom dilakukan pada jaringan paru mayat segar

Bila mayat telah membusuk,

pemeriksaan diatom dilakukan dari jaringan ginjal,

Pemeriksaan diatom pada hati dan limpa kurang bermakna sebab berasal dari penyerapan abnormal saluran pencernaan terhadap makanan dan minuman

Pemeriksaan diatom positif bila pada

banyak : 4-5/ LPB atau 10-20 per satuan sediaan,

atau pada sumsum tulang cukup ditemukan satu 2

Pemeriksaan Diatom dapat dilakukan dengan pemeriksaan destruksi pada paru dan pemeriksaan getah paru

Pemeriksaan Darah Jantung

Pemeriksaan berat jenis dan kadar elektrolit pada darah yng berasal dari bilik jantung kiri dan bilik jantung kanan

Bila tenggelam di air tawar,

berat jenis dan kadar elektrolit dalam darah jantung kiri lebih rendah dari jantung kanan sedangkan pada tenggelam di

Perbedaan kadar

elektrolit lebih rendah dari 10% dapat menyokong diagnosis

Pemeriksaan mikroskopik jaringan 5

Pemeriksaan keracunan

DAFTAR PUSTAKA

Budiyanto A

Widiatmaka W

Sudiono S,

Kematian Karena Asfiksia Mekanik,

Ilmu Kedokteran Forensik Universitas Indonesia,

Jakarta: 1997

Dahlan S,

Asfiksia,

Ilmu Kedokteran Forensik,

Badan Penerbit Universitas Diponegoro,

Semarang: 2000

Iedris M,

Tjiptomartono A

Asfiksia

Penerapan Ilmu Kedokteran Forensik dalam Proses Penyidikan

Sagung Seto

Jakarta: 2008

Amir A,

Rangkaian Ilmu Kedokteran Forensik,

Bagian Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara,

Darmono,

Farmasi Forensik Dan Toksikologi,

Penerapannya Dalam Penyidik Kasus Tindak Pidana Kejahatan,

Universitas Indonesia Press,

Jakarta,

Mohan S

Dharma,

Makalah Investigasi Kematian Dengan Toksikologi Forensik FK,

Tersedia di: http://yayanakhyar

com/2008/11/investigasi-kematian-dengantoksikologi-forensik-files-of-drsmed

Diakses pada tanggal 05 Januari 2012

Bionity Team

Asphyxia

Tersedia di: http://www

Diakses Pada Tanggal 05 Januari 2012